Showing posts with label Beach. Show all posts
Showing posts with label Beach. Show all posts

20 March 2018

Halooooo Walkers! Ready for summer time!? Finally for a long time, I go to the beach. Pantai kali ini adalah pantai yang lagi hits loh. Menuju ke Malang Selatan, kita ke PANTAI TELUK ASMARA. But in Javanesse, some people call it, Teluk Asmoro, using 'o'.


Pantai ini terletak 90 km dari rumahku di Lawang. Tepatnya di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Posisinya dekat dengan Pantai Gua Cina (baca disini). Tenang aja, sekarang arah ke pantai Malang Selatan sudah jelas sejelas masa depanku #apasih. Sudah banyak papan petunjuk jalan, pakai Google maps pun sudah akurat.


Tiket masuk ke Pantai Teluk Asmara dibanderol dengan harga Rp 10.000/orang. Parkir sepeda motor Rp 5.000,- dan Rp 15.000,- untuk mobil.

Fasilitas yang tersedia di Pantai Teluk Asmara bisa dibilang lengkap cyiind. Sudah banyak warung dan toilet disekitar pantai. Gak perlu bingung lapar atau pun saat kebelet, hehe.


Dari tempat parkir, kita harus jalan kaki sekitar 5-10 menit tergantung kekuatan ya, haha. Sedikit menanjak, lalu turun dengan anak tangga yang sudah di semen. Tapi jangan buru-buru, dari atas tanjakan ini kalian bisa mengintip indahnya Pantai Teluk Asmara loh. Seperti miniatur Raja Ampat, Papua!


Bagiku, ini adalah kali pertama aku ke pantai saat long weekend guys. Daaaan sudah pasti bisa dibayangkan bagaimana ramai nya di pantai.

Syuuuumpaaaah ini bagus bangeeeeet!




By the way, trip kali ini sedikit berbeda. Kali ini aku join dengan Bala Twinkle alias temen seperjuangan waktu SD dulu 😂 Eeeh, jangan salah, justru karena temen SD ini, perjalanan makin gooooksss! Ini rincian budgetnya:

  • Sewa mobil + sopir Rp 350.000,-
  • Bensin Rp 100.000,- 
  • Tiket Rp 50.000,- (5 orang)
  • Parkir mobil Rp 15.000,-


Untuk makanan kita bawa seikhlasnya aja, bawa apa aja yang bisa dimakan. Ada nasi putih, capjay, tempe bacem, telur dadar, mie goreng, kerupuk, dll. Ada juga camilan, seperti roti bakar coklat dan risoles. Sounds a perfect picnic, right?


Well, sekian info perjalanan kali ini. Semoga membantu, terima kasih.

Jangan lupa lihat vlog nya yah!


.

28 September 2017

Hayoook mantai lagi sodara setanah air Indonesia 😂 Mantai lagi karena aku masih kangen panas dan angin sepoi di 0 mdpl.


Kali ini kita akan meluncur sejauh 75 KM dari Pusat Kota Malang, kita lewat Kepanjen dan beberapa Desa lainnya. Tapi kalau dari rumahku, jaraknya sih jadi 80 KM, but no problem! Dengan kekuatan bulan bintang di jagad raya, meluncurlah aku dan Abang, hahaaa..


Kita nggak mampir ke TPI lagi ya Walkers, jadi kita makan di warung biasa + bawa cemilan aja. Belinya juga di market place gitu, lupa aku Indomaret apa Alfamart. Pokoknya pas itu lagi masuk Desa gitu, terus habis makan baru inget kalau KITA BELUM PUNYA CEMILAN. Baru aja inisiatif beli di toko warga, eh di tikungan ada si Market ini. Jadi ini lagi cerita Toko warga yang ketikung si Market, haha.

Kalo biasanya ke pantai lewat Sumbermanjing Wetan, kali ini kita lewat Sumbermanjing Kulon. Ada Sumawe, ada Sumaku? Sumalon? Atau apa? Sensasi perjalanannya pun juga berbeda, lewat Sumawe kan jalannya berkelok dan nanjak, kalau lewat Sumalon ini jalannya santai, landai gitu sampai dititik ±5KM sebelum pantai. Wadaaaauu, jalannya MADAKAM ASOY. Perutku sampai kocak rasanya.

HARGA TIKET
Harga tiketnya Rp 30.000,-/ motor. Harga tersebut termasuk 2 orang, biaya parkir, biaya asuransi dan termasuk ke 7 pantai yang ada. 

Kenapa bisa mahal?
Menurutku sih gak mahal ya, karena dengan satu tiket ini terdapat 7 pantai di area tersebut. Jadi gak bayar-bayar lagi gitu. 4 pantai ke arah kanan, yaitu Pantai Bantol, Pantai Kedung Celeng, Pantai Pulodoro, dan Pantai lupa. 3 pantai ke arah kiri, yaitu Pantai Seling 1, Pantai Seling 2 dan Pantai Watu Buceng.



FASILITAS
Fasilitas bisa tergolong biasa, seperti kebanyakan pantai lainnya. Ada Musholla, Warung, dan Toilet berbayar. Tapi warung yang ada masih di Pantai Bantol saja. Di pantai lainnya, lahan warung masih sebatas petak-petak yang sudah jelas akan didirikan warung dan toilet disana.


PANTAI BANTOL
Aku berjalan kearah kanan, langsung menuju Pantai Bantol. Pantainya biasa aja ya, pasir pantainya dominan hitam. Ada satu sampai dua warung yang berdiri di pinggir pantai. Juga ada beberapa perahu nelayan yang sedang parkir disini. Kalau udah selesai edit video pasti aku link disini 😊



PANTAI KEDUNG CELENG
Dari Pantai Bantol ammbil jalan kearah kanan lagi, ada jalan setapak memasuki hutan. Hutannya masih cukup rimbun dan lembab sekali. Ada air menggenang gitu. Banyak nyamuk kecil-kecil yang langsung menyerbu disaat aku berhenti untuk mengambil foto.


Sekitar 10 menit berjalan, sampai deeeh. Pantainya sedikit memiliki cekungan (teluk) sehingga cocok banget buat basah-basahan. Banyak karang yang mempercantik saat kita mau snorkling.



PANTAI PULODORO
Jalan lagi sekitar 12 menit melewati tumbuh-tumbuhan, sampailah kita di Pantai Pulodoro. Menurutku pantai ini ya biasa aja sih, cuman kalau sore hari di Pulodoro ini banyak sekali warga sekitar yang memancing ikan. Dan lumayan banyak loh ikan yang mereka dapat.



PANTAI LUPAAAH
Bener-bener lupa sama nama pantai ini 😓 Biasanya aku selalu tulis di Note HP gitu, eh ini kok gak ada ya? Hmm, patut dipertanyakan sebagai seorang traveller. Jangan-jangan aku traveller abal-abal kali ya, hahaa. Berjalan lagi sekitar 10 menit kearah kanan, here we are! Pantainya cukup luas, pasirnya putih. Dipercantik dengan banyak pohon tumbang yang bisa digunakan untuk spot foto. Aku dan Abang menggelar lapak disini, sekedar nyemil dan bersantai di hammock baru kami 😁




Sekitar pukul setengah tiga sore, langsung saja aku melakukan ritual wajibku, yaitu FOTO-FOTO! Mau selfie, di fotoin Abang, plus bikin video tipis-tipis buat di youtube.




Nggak kerasa, udah mulai sore aja nih. Aku sama Abang gak sempet ke semua pantai di arah kiri. Cuma sempet ke 1 pantai aja. Oh ya, kalau kalian kesini, jangan lupa ke PESANGGRAHAN. Aku bisa memprediksi Pesanggrahan ini bentuknya mirip Pantai Indrayanti. Ini seperti tebing tinggi yang bisa melihat pantai dari kedua sisinya. Jadi kalau kalian sudah sampai dipuncak Pesanggrahan ini, kalian bisa menikmati indahnya ke-7 pantai tersebut. 





Oiya, menurut informasi dari Bapak Penjaga Tiket, ada investor di pantai ini. Aku lupa namanya Bapak siapa, tapi kata Bapak Penjaga, investor ini adalah Bapak yang mempunyai Wisata Petik Madu di Lawang. Sudah mulai dibangun Villa disini. Ya, mungkin 1-2 tahun lagi daerah ini bakal ramai nih.


REVIEW
💡 Aku lebih nyaman di Pantai Kedung Celeng dan Pantai terakhir yang aku bukalapak itu (lupa namanya). Pokoknya itu pantai terakhir arah kanan.
💡 Overall pantainya bersih Walkers. Mungkin karena belum terjamah ya, dibawah pohonnya kotor. Banyak dedaunan dan ranting busuk. Jadi kalau mau berteduh alias nyantai harus bersih-bersih dulu.


VIDEO
Dibawah ini ada sedikit cuplikan video ku saat ke Pantai Kedung Celeng dan Pantai Pulodoro.



CATATAN
1. Jangan lupa BAWA AUTAN atau obat anti serangga ya. Gigitan nyamuk hutannya mantep banget. Gatalnya aweeet sampai H+3 dirumah loh. Untungnya bekas gigitannya cepat memudar. Banyak semut juga.
2. Jangan lupa BAWA CEMILAN karena disini masih minim akan penjual / warung.
3. Harus hati-hati di jalanan ±5KM sebelum sampai ke pantai. Jalannya masih makadam, bebatuan, tapi tidak licin.
4. Harus hati-hati saat melintasi hutan. Kata Bapak Penjaga masih banyak terdapat hewan liar seperti monyet dan ular.
5. Aku sarankan bawa Hammock ya, jadi lebih praktis.


pantai bantol , pantai kesung celeng , pantai pulodoro , pantai seling , pantai watu buceng , pesanggrahan , pantai malang selatan , malang selatan , pantai bagus , pantai malang , pantai eksotis

24 September 2017

Halaaau semuanyaaaa! It's BEACH TIME!! Yey!! Hahaa, setelah sekian lama tidak menginjakkan kaki ke pantai yaaa.. Akhirnyaaa..

Aku excited banget karena udah bener-bener kangen sama yang namanya pantai! Kali ini aku pilih salah satu pantai terkenal di Malang, yang terkenal akan keindahannya juga terkenal banyak memakan korban, yaitu Pantai Sendiki. Sebenarnya telat banget ya posting tentang pantai ini, tapi ya gimana wong baru sempet.

Sedikit curhat colongan, di awal-awal pembukaan sudah ada rencana explore, tapi tapi tapiiii 2X rencana kesini gagal terus karena adanya korban meninggal terseret ombak. Aku juga was-was dong.


SEJARAH PANTAI SENDIKI
Pantai Sendiki ini dibuka untuk umum pada tahun 2015 lalu. Tepatnya pada malam pergantian tahun baru. Kala itu pantai ini dikunjungi oleh ratusan ribu orang dengan adanya 400 tenda yang berdiri di sepanjang pantai untuk menikmati acara malam pergantian tahun. Acara ini sendiri dikelola oleh masyarakat sekitar. Setelah itu pantai Sendiki sudah bisa dibuka untuk umum.


Sementara untuk sejarahnya, dahulu kala pantai ini ditemukan oleh 4 orang yang datang ke tempat tersebut. Dari ke 4 orang tersebut, 3 orang lainnya sudah sepakat untuk membagi tanah dengan memberikan patok kepada tanah-tanah yang mereka inginkan. Tinggal 1 orang sisa yaitu Mbah Singo Lelono yang mengatakan dengan bahasa Jawa “Nggonku Seng Ndi Ki ?” yang memiliki arti “Punyaku yang mana?” Akhirnya Mbah Singo Lelono meletakkan patok di daerah pantai yang memberi nama Pantai Sendiki. Meski cerita tersebut belum tentu benar, akan tetapi masyarakat sekitar cukup percaya dengan cerita turun temurun tersebut.

From : https://www.jejakpiknik.com/pantai-sendiki/


Yuhuuu, langsung aja! Aku berangkat pukul 06.00 WIB dari Lawang. Sampai di TKP jam 9-an pagi, tapi aku mampir dulu ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk belanja sarapan 😁 yaitu Bandeng dan beruntungnya aku, ada CUMI-CUMI 😘 Ikan bandeng dan cumi nya dibakar, dibumbu asam manis dan sambal kecap.



HARGA TIKET
Harga tiketnya Rp 10.000,-/orang (September 2017). Sedikit kaget sih, terakhir ke pantai aku bayar HTM cuma 5.000 dan itupun tahun 2016, haha. Tapi tiket seharga 10rb ini gak bakal ada apa-apanya setelah kalian lihat pantainya.


FASILITAS
Bisa dibilang lengkap yah, ada Mushola yang bersih dan cukup besar, banyak warung yang menyediakan cemilan, dan toilet berbayar. Ada juga Rumah Pohon yang disewakan kepada pengunjung dengan harga mulai Rp 150.000,-/malam.



RUTE PANTAI SENDIKI
Pantai Sendiki terletak 60 KM dari pusat Kota Malang, tepatnya Desa Tambakrejo Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Tapi kalau berangkat dari rumahku, jaraknya jadi 86 KM nih 😲


Rute perjalanan ke Pantai Sendiki ya bisa disebut asoy geboy. Perjalanan asoy dimulai dari gerbang Pantai Tamban. Melewati lahan sawah hijau yang cukup luas ditambah jalan yang masih makadam, membuat pengendara motor bergetar sepanjang jalan menuju Pantai Sendiki. Bikin video kalau tanpa gimball pun bakalan getar sana-sini deh.

Sampai digerbang tiket, kita akan disambut dengan suara deburan ombak yang cukup keras (menurut pendengaranku) namun tidak akan langsung menatap pantai. Kita harus berjalan naaaaiikk dan turuuuuun yang lumayan bikin napas kita kembang-kempis.

Daaaaaaaan...




Pantainya baguuuuss bangeeeet, pasirnya putih dan bueeeerrsiiihhhhhh bangeeet. Langsung aja aku cari tempat PeWe alias Paling Wenak untuk makaaan, menyantap bakaran ikan dan cumi segar. Jadinya makan siang ya, bukan sarapan 😁


Pantai ini ombaknya gede bangeet Walkers! Kalian harus hati-hati saat bermain air. Seperti yang aku bilang diawal, sudah banyak korban meninggal terseret ombak disini. Kalau aku sih mending basah-basahan cantik aja di bibir pantai 😍




Sumpah, ini bakal jadi list pantai favoritku setelah Kondang Merak (bisa baca disini). Rasanya tuh falling in love gitu sama Sendiki.


SPOT FOTO
Banyak banget spot foto disini, khususnya ayunan. Ada satu ayunan yang bikin greget dah, kalian harus coba ayunan yang satu ini!






Ya ampyuun, maafkan, mau foto lompat ala-ala aja gak bisa-bisa 😒

RATING : ♥♥♥♥♥
Sumpah aku love banget sama pantai ini!



pantai malang , pantai hits malang , pantai sendiki , pantai malang selatan , pantai eksotis , pantai eksotis malang , pantai bagus malang , pantai pasir putih

15 December 2016

Haiii Walkers! Jalan-jalan lagi yoooookk.. Hehe, setelah beberapa waktu anteng dirumah karena faktor cuaca, kali ini aku berkesempatan menikmati indahnya ciptaan Allah SWT. Kemana hayooo?? Kita cap cip cup ke BALURAN! Yuhuu, disebut sebagai Africa van Java tempat ini terkenal dengan savana-nya yg luuuuwwaaaaaasss banget #baca: luas 😂

Baluran terletak di Sumberwaru, Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Termasuk salah satu Taman Nasional yg ada di Indonesia dengan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yg dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, pendidikan, budidaya dan pariwisata.

TIKET
Harga tiket Rp 15.000/orang weekday dan Rp 17.500/orang untuk weekend. Mobil Rp 5.000.

So, lets see our picts! How beautifull is it!
Icon pohon yg selalu always gak pernah never diajak foto sama pengunjung..


Kita lagi di menara pantau nih..

Sebenernya ga ada niatan ya, critanya aku kan jual tabletku, terus dibeli sama temenku, Erwin namanya. Posisi dia kerja di Probolinggo, karena dia ga bisa ambil barangnya ke Malang, yaudah kita yg kesana skalian maen2 disana. Eeehh, lah kok pas sampai sana si Erwin ini baru aja resign dadakan, jadi dia free. Kebeneraaaaann, langsung sikat cuz otw ke Baluran, haha...

Di Baluran kalian bisa melihat berbagai hewan penghuni Taman Nasional ini, seperti Banteng, Ayam Hutan, Lutung, Merak, Rangkong, Rusa, dll..

Habis dari Bekol, kita pun langsung cuz ke pantai yg ada di taman ini. Katanya, pantai ini bagus banget pas sunset. Pantai Bama namanya.. tapi kita kesana pas ga sunset sih, pas siang, hehe..

Ayunan yok.. Duuh, ga ada feminim2nya yak, haha..

Sayang, pantai ini kurang terawat dan hati-hati ya yg bawa bekal/aksesoris seperti kacamata, topi, cemilan, disimpen yg bener. Disana banyak monyetnya dan nakalnyaaa ya ampyuuun deh..

Overall, aku puas sama Savana.nya, luas banget Walkers.
Mau lihat videonya? klik disini
Gimanaaaa?? Ga pengen Baluran??

Categories

Blog Archive

Instagram

Popular Posts

Viewers