Showing posts with label Cerita ICHII. Show all posts
Showing posts with label Cerita ICHII. Show all posts

05 June 2025



Sudah aku bilang,
Saat tangan Tuhan yg bekerja
sebiji zarrah pun ga bakal luput.

Banda dan Raja Ampat memang cantik tapi kini aku tak tertarik.

Yang ku bangun itu rumah
bukan dermaga (tempat singgah).

Kiranya aku pendosa tapi Tuhan tak pernah salah.



Malang, 4 Juni 2025
2.04 pm

11 March 2020

Hai Walkers!
Alhamdulillah bertambah satu tahun usiaku. Entahlah, rasanya kali ini "uuuunch" gitu loh, hehe.

Mas Bojo, terima kasih kado tas cantiknya ini, meski aku milih sendiri model tas nya, haha. Mas Bojo ini adalah seorang lelaki yang bisa dibilang - gak romantis - Jadi kalau ada hari spesial, pasti lelaki ini akan tanya secara jelas dan gamblang, "Mau kado apa?".


Jangankan ulang tahun ya, dulu pas aku wisuda, aku sampai bolak balik bilang : "Bawain aku bunga, loh". Hampir tiap hari bilang kayak gitu, eh itu aja masih cari alasan buat ga bawa bunga. Mubadzir, katanya.

Back to topic, entah kenapa setelah melihat tas ini di Instagram, aku iseng kirim ke suami, "Sayang, aku pantes gak sih pakai tas kayak gitu?". Lah kok dijawab : "Kamu mau? Sekalian bajunya ya (disuruh beli juga baju yang dipakai model)".

Aku : "Beneran beli gapapa?" (masih iseng dan gak ada kepinginan buat beli tas itu)
Mas Bojo : "Iya gapapa, buat kado kamu."

Gak lama kemudian, ada transferan dong. Eh ini mimpi apa sih semalam 😂

Disini aku cuma mau bilang, gak semua laki-laki bisa romantis seperti : 
• Tiba-tiba beli seikat bunga
• Tiba-tiba datang bawa kue tart
• Tiba-tiba ajak candle light dinner
• dll

They have their own way! Pasti pasanganmu itu romantis dengan caranya sendiri. Kita harus bisa menerima dan bersyukur apapun itu. Toh lelaki itu adalah pasangan yang Allah hadirkan untuk kita 😊



.

01 March 2020

Hari ini, tepat satu tahun yg lalu, aku memutuskan untuk mengenakan kerudung. Inget banget pas bilang ke suami,

"Yunk kalo misal aku pake kerudung gimana?"

"Lho ya Alhamdulillah, yg penting itu dari hatimu, gak ada paksaan."

'cause he know me (so) well, kalau aku dipaksa, malah semakin gak mau. Dan aku tau dari logat jawabannya itu yg kaget seneng gitu.


Gak sedikit orang yg beropini :
"Oh pakai kerudung karena sudah isi"

Heh, KALIAN SALAH BESAR!

Suamiku baru balik tgl 6 Maret sedangkan aku baru sadar kalau aku hamil tgl 28 Maret.

Dulu, jauh sebelum menikah aku memang sudah meniatkan diri untuk berkerudung 'saat nanti' sudah mempunyai anak. Tapi setelah menikah dan 9 bulan kosong (efek LDR juga) itu bikin aku yang... Hmm, masak nanti lagi? Nanti sampai kapan? Hei cuy, umur udah (sensor) nih.

Jadi kalau ditanya : Apa alasanku berkerudug/hijab?
Ya nggak ada. Nggak tau. Itu yang tiba-tiba aja muncul keinginan itu.

Entahlah, hari itu bener-bener gak ada paksaan. Dikamar sendirian, sambil diem aja.

"Ya Allah, ya sudahlah kalau memang aku belum Engkau percaya memiliki momongan. Mungkin memang akunya yg belum bener. Tapi tolong Ya Allah, tolong berikan aku momongan disaat aku sudah siap. Aku niat berkerudung bukan karena aku pingin momongan tapi ini karenaMu."

Hari-hari berjalan seperti biasanya...

Sampai akhirnya, Shubuh di tanggal 28 Maret, aku baru sadar ada malaikat kecil dirahimku :')

Berlanjut ke cerita pertama kali tau hamil ( baca disini )

.

01 January 2020


Alhamdulillah tahun 2020 sudah bertiga, ada Baby Oliv yang bikin hari-hari makin wow.

Resolusi kali ini gak perlu muluk-muluk. Pokoknya berusaha sebaik mungkin merawat si bayik agar tumbuh kembangnya optimal.

Harus bahagia..

Bahagia..

dan Bahagia 😊😘


27 February 2019


Jika bisa aku membunuh..
akan ku bunuh setiap rindu yang hadir menyapa..
tak perlu lama, tanpa sungkan..



26 January 2019

Apa artinya mendaki jika tak mampu menyerap semangat serta nilai-nilai yang diajarkan oleh alam pada kehidupan sehari-hari?
- Gitanjali -

Kalimat ini rasanya cocok sekali untukku. Sudah seminggu berlalu, tapi aku masih belum bisa bangkit dari kerapuhan yang mendera. Sungguh ini menguras pikiranku, yang akhirnya berujung pada raga yang ikut-ikutan merajuk.


Jujur aku benci dengan keadaan seperti ini. Aku nggak suka. Hampir setiap saat, ketika sedang sendiri, tak ada sesuatu yang bisa dikerjakan, atau bahkan saat beraktifitas santai pun, telinga ini terngiang-ngiang, menggaung-gaungkan kabar akan dirinya lalu menjadi racun perusak tubuh, tubuhku.

Ingin saja ku sambit, lalu berteriak, 'Hei, rasa! Pergi jauh dari diriku! Enyah saja sana! Baik kiranya aku tak merasa akan hal ini!'.

Sungguh telah menjadi racun yang membabi-buta, mematikan segala indera ku, juga hatiku. Bahkan untuk tersenyum pun itu bagai mencari jarum dalam jerami, sulit!


Kutipan Gitanjali seakan meledekku, haha, percuma mendaki ribuan meter diatas permukaan laut kalau masih tak bisa berdiri tegak ketika diterjang masalah.

Mendaki mengajarkanku bahwa HIDUP ITU PERJUANGAN! Ketika ada sebuah keinginan / cita-cita yang terhambat / belum terwujud, ya jangan berhenti. Terus berlari. Jangan berhenti untuk memperjuangkan keinginanmu. Ikhtiar. Jangan berputus asa dalam usaha dan doa.

Aku paham sekali akan makna itu, tapi... ah sudahlah... 😭

Sebenarnya aku turut sedih mendapati diriku yang seperti ini. Tanpa aku sadari, diri ini hidup tanpa kepercayaan diri dan mulai hilang arah. Aku hanya berdoa agar tak tersesat dan segera bertemu dengan rasa yang ku beri nama semangat hidup.

.

19 January 2019

Hai Walkers!
Maaf lagi gak mood banget. Lagi sediiiih banget. Nelangsa rasanya. Cerita kenapa nelangsa dan sedih pake banget nggak bisa aku up disini. Cerita sudah tertulis rapi di buku catatan saya. Bukan masalah apa, kalau di up di blog, nanti yang ada setiap buka blog malah inget lagi. Terus sedih lagi. Nelangsa lagi. Kan gak asik ya?


Jadi... sekarang lagi recovery benteng yang hancur lebur karena hal ini. Bangun benteng sekuat-kuatnya, setinggi-tingginya biar gak nangis cuma karena hal cemen kek begitu.

Sudah lama rasanya gak sesakit ini. Sudah lama rasanya gak sesedih ini. Senelangsa ini.

Ah sudahlah, semoga ini cepat berlalu. Semoga aku segera menemukan ramuan yang tepat untuk rasaku, agar kembali utuh kuat tak tertandingi (macam iklan semen yak #lol).

Terima kasih sudah mau mampir dan membaca tulisanku.

:)

07 January 2019

Hai Walkers! Sudah ganti tahun nih. Resolusi 2018 sudah clear belum?


Resolusi 2018 ku, klik disini

Khatam Qur'an ❌ 
Mendaki Gunung Argopuro ❌
Olah Raga ✅
Aktif Website & Blog ✅
Nikah ✅
Kerja ❌

Seperti awal tahun sebelumnya, aku akan menulis resolusi dalam setahun ke depan.

1. Melanjutkan Khatam Qur'an
Karena yang kemarin masih setengah, jadi mau dilanjut lagi. Haruuuuus semangaat!


2. Aktif Website & Blog
Tetep semangat isi konten Website & Blog minimal 60 artikel. Meskipun menurut survey, minat baca, khususnya orang Indonesia, semakiiiiiin menurun karena mereka lebih suka lihat Youtube, hehe.


3. UPGRADE SABAR & IKHLAS
Harus lebih sabar dan ikhlas lagi menghadapi semua yang terjadi. Percaya kalau rencana Allah SWT jauuuuuuuh lebih indah. Karena aku merasa kuraaang banget sama yang namanya sabar dan ikhlas.


4. Stop pile up masks!
Ini racun yang hinggap di tahun 2018. Nggak tahu kenapa, tiba-tiba suka beli masker wajah gitu. Masker wajahku bisa dibilang banyak banget. Ada : Innisfree clay mask, berbagai macam sheet mask dari Etude House, Innisfree, Bioaqua, Wardah, Viva bengkoang, Viva pepaya, Skindazzle, L'oreal, Freeman, dll. Jadiiii, tekadku kali ini stop beli masker dan menghabiskan stok masker sebelum kadaluarsa.


5. Semangat jualan online Dnuth Softlens
Karena sekarang sudah ada etalase dirumah, stok softlens dan cairan juga mulai banyak dirumah. Sudah ada banner juga, jadi gak alasan buat males-malesan. Sekarang sudah berkeluarga, jadi harus makin semangat!.


Are you ready for 2019!?


Btw, ini selfie pertama di tahun 2019, haha
Kenapa gini banget yak 😂

03 November 2018

Hai Walkers! Welcome November!

Gak perlu panjang kali lebar, cuz deh sesuai judul diatas, hari ini (tadi pagi-malam) aku jalan-jalan menyusuri Kota Jakarta naik Tayo.


Naik Tayo, yang bener aja!? Eits, santai... Tayo yang aku maksud adalah Busway Kota Jakarta yang berwarna biru. Penasaran banget naik fasilitas umum yang satu ini guys. Selain tarifnya yang ramah banget di kantong, ternyata Busway nya juga nyaman loh. Busway nya bersih dan AC nya juga dingin (aku bukan pecinta AC, jadi yaaahh, gak ngefek juga sih). Tapi pokoknya enak di Busway, adem gitu lah.

Pertama kali naik Busway ya bingung-bingung gimanaaa gitu ya. Kan banyak tuh koridornya, jadi buat kalian yang belum hafal halte-halte mana aja yang akan dilewati, ada baiknya kalian baca (lihat) peta jalur yang ada di setiap halte. Kalau perlu di foto deh, biar hafal, hehe.

Nggak tau kenapa aku bisa se-bahagia ini 😂 Bukan karena belum pernah naik Busway, tapi karena apa yang aku pingin keturutan 🤗 Nggak ngerti kenapa, setiap kota baru yang aku singgahi, aku selalu excited buat naik / mencoba / menggunakan fasilitas umum yang sudah disediakan.

27 October 2018

Hai Walkers!
Kali ini saya berkesempatan mencoba merasakan sensasi naik salah satu kereta terbaik yang ada di Indonesia. Siapakah dia? Jeng jeng dia adalah KA GAJAYANA 👏


KA GAJAYANA adalah kereta api kelas eksekutif yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia di Pulau Jawa dengan jurusan Malang-Gambir, dan sebaliknya.


Kereta api ini merupakan satu-satunya kereta api rute Jakarta-Malang melalui lintas selatan dan beroperasi sepanjang malam. Gimana gak sepanjang malam, orang jarak yang ditempuh aja 904 KM say. Bayangin aja, saya berangkat dari Malang pukul 13.30 WIB sampai Gambir pukul 04.35 WIB, mantul gak tuh? Masinisnya aja sampai ganti 3 kali loh.


Karena baru pertama kali naik kereta eksekutif, I am really excited for this. Ya namanya juga kereta mahal ya, menurutku semuanya serba rapih dan bersih.

1. Gerbong, lantai, kursi, kaca 💯 bersih, bantalnya juga tertata rapih. 

2. Kamar mandi menggunakan toilet duduk bersih, tisu toilet selalu ada.

3. Ada pijakan kaki.

4. Sandaran kursi bisa dimiringkan untuk beristirahat / tidur.

5. Ada meja kecil yang terdapat dilipatan kursi untuk makan / jika diperlukan.

6. Ada TV, meskipun hanya menayangkan tentang kereta.


Sekitar jam 7 malam para kru kereta membagikan selimut. Hmm, yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Pakai selimut, atur kemiringan kursi + pijakan kaki, beehh, pules deh tidurnya.

Harga tiket KA Gajayana Malang - Gambir kurang lebih Rp 500.000,-/orang. Sebelas dua belas dengan pesawat lah. Sebenernya Mas Bojo pengen saya naik pesawat aja biar cepet, tapiii saya penasaran banget naik kereta eksekutif, hehe. Ya apa boleh buat, Mas Bojo pasti bilang iya aja 😂



Meski pantat berasa tepos karena harus duduk berjam-jam, tapi saya puas naik KA Gajayana dari Malang ke Jakarta. Bener-bener worth it lah dengan harga segitu. 

Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat 😊

.

24 October 2018

Hai Walkers!
Lama yah aku gak isi blog? Duuh, harap maklum deh, habis riweh acara di rumah suami nih.

Sebagai seorang istri, wajib hukumnya menemani suami dalam keadaan apapun, meskipun harus meninggalkan orang tua untuk hidup bersama suami. Ya, suami sekarang kerja di Jakarta, setelah sebelumnya kerja di Surabaya.


Hari ini, Rabu, 24 Oktober 2018, adalah hari pertama saya menyapa Ibu Kota. Perasaan saya campur aduk. Ya sedih, ya takut, ya bahagia. Sedih karena meninggalkan keluarga di Malang. Sedih karena takut Mas Bojo nanti malah terbebani dengan kehadiranku disini. Takut kalau gak bisa survive di Jakarta. Tapi disisi lain, saya sungguh bahagia. Akhirnya, saya dan Mas Bojo bisa hidup bersama, gak LDR lagi, gak harus ketemu 2 bulan sekali, meskipun hanya menyewa sebuah kamar.

Pergi ke Jakarta untuk sekedar "Say hello" sebagai orang pinggiran memang pernah menjadi check list dalam agenda saya. Bermula dari Dosen saya yang gemas terhadap saya karena saya sudah mendaki beberapa gunung di Jawa Timur, tapi belum sekalipun datang ke Monas, yang notabene ikon Indonesia. "Sekali-kali ke Jakarta ya, biar tau crowded nya Ibu Kota" sambil tertawa. Dari situ saya mulai meracik cara agar bisa ke Jakarta bersama Mas Bojo (waktu itu masih pacaran). Mulai dari cari tiket promo dan penginapan murah tapi ternyata gayung belum bersambut. Semua planning belum ada yang terealisasi, ada saja halangan. Ah sudahlah, suatu hari nanti pasti bisa ke Jakarta.

Sampai tibalah hari ini. Dini hari, pukul 04.35 WIB, saya turun dari KA Gajayana, langsung disambut Monas. Alhamdulillah, keturutan juga lihat Monas 😊


Tak hanya sekedar 'Say hello', kedatangan saya ini merajuk untuk menetap di Jakarta untuk sementara waktu. Entah sampai kapan, saya pun tak tahu. Yang jelas, inilah yang saya sebut babak baru dalam hidup saya. Dimana saya harus berjuang untuk diri dan suami saya. Bukan maksudnya Mas Bojo gak bisa menghidupi saya. Saya mungkin betah kalau sehari dua hari di kos sendiri, tapi lama-lama bisa jamuran kalau harus jadi penunggu kamar kos selamanya, haha.

Balik lagi ke awal, tujuan saya ikut Mas Bojo selain biar bisa melakukan pekerjaan istri, saya juga berniat mencari kerja disini. Semoga Allah meridhoi niat saya, Aamiin.

Untuk masalah Alif, ah sudahlah, biar Allah saja yang mengatur, yang penting saya dan Mas Bojo selalu berdoa dan berusaha 😉

Bismillahirohmannirohim, Jakarta, lets rock!



27 September 2018


Maaf.
Jangankan dirimu,
Lambat laun aku pun tak mengenali siapa diriku.
Seperti daun rapuh, luruh.
Tak ada tawa, tak lagi bahagia.
Hanya duka yang menjelma amarah.

Aku mulai bertanya,
kembali mengais ingatan yang masi tersisa.

Siapa aku?
Siapa kamu untukku?

Aku mulai resah.
Apa yang berubah?

Kenapa semua menjadi tak sama?
Kenapa semua menjadi berbeda?



25 August 2018

Apa salahnya beropini?

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, Opini adalah :
opi.ni n pendapat; pikiran; pendirian;

Berawal dari baca quote akun @sabdaperubahan di iG,


Yang bercadar bukan berarti dia anti toleransi, yang tak pakai hijab juga bukan berarti dia perempuan yang belum hijrah. Agama dan kemanusiaan tidak bekerjasama dengan pabrik tekstil. Nilailah manusia dengan tolak ukur kemanusiaan, bukan penampilan. - #SabdaQuote

Lalu saya mulai mempunyai pemikiran,

Semakin kesini, semakin banyak oknum yang membanding-bandingkan wanita berhijab atau tidak.

Kenapa dibandingkan?

Apakah wanita tak berhijab itu selalu buruk?
Tidak juga, banyak wanita tak berhijab yang menjadi relawan di Gempa Lombok.

Apakah wanita berhijab selalu baik?
Tidak juga, wanita pengebom yang berhijab kemarin itu merugikan banyak manusia.

Dilanjutkan dengan saya membaca artikel jawaban Najwa Sihab ketika disinggung soal hijab.



"Tapi sampai saat ini, saya tidak merasa ada kewajiban atau beban untuk berjilbab, sejauh saya bisa menjalankan kewajiban saya sebagai muslimah. Tak masalah berjilbab atau tidak." ujar Najwa.


Meski gak berhijab, pernah gak kalian lihat Mbak Najwa pakai baju sexy atau ketat?

Tidak, saya tidak pernah lihat. Baju Mbak Najwa selalu rapi dan santun. Enak dilihat. Gak pernah pakai baju yang memperlihatkan lekak - lekuk tubuh.

Kalau saya, sering melihat oknum yang katanya berhijab tapi bajunya ketat. Bagian dada menul. Bagian pantat menul. Hmm, mantap toh?

Ada yang berhijab tapi pas kondangan bajunya ketat, press body.

Ada yang pakai hijab syar'i tapi pas nikah pakai gaun yang bagian dada tidak tertutup.

Sebentar... Di Arab sana apa ada orang menikah pakai gaun semewah itu?

Oh ya, saya menggunakan kata 'oknum' dan 'ada'. Karena kata oknum dan ada bisa berarti banyak atau sedikit. Bukan semua. Karena saya pun tidak mau disama ratakan.

Kalau saya?

Tidak perlu ditanya lagi, jawaban saya pasti

- BEBAS -

Bebas mau pakai cadar, bebas mau hijab model apa, mau pakai baju apa aja, mau pakai sexy, ketat, oblong, pakai apa aja bebas. Dan saya gak akan men-judge baik atau buruk.

Apalagi soal agama. Mau agama A B C D E, semua baik sesuai dengan keyakinan.

Yang paling penting bagi saya ada 2, yaitu :

1. KEYAKINAN HATI
Saat kamu yakin itu baik maka lakukanlah, lanjutkan. Namun ketika kamu yakin bahwa sesuatu itu buruk, maka tinggalkan, jangan dilakukan.

2. SALING MENGHARGAI
Apapun yang orang lain kenakan, apapun yang orang lain pilih, apapun yang orang lain lakukan. HARGAI MEREKA. Menghargai mereka sama dengan menghargai diri sendiri. Itu adalah keputusan mereka. Terlepas dari bagaimana penilaianmu kepada mereka, baik atau buruk, itu adalah pilihan mereka.

Psst, saya juga di unfollow sama teman suami saja. Nggak tau kenapa. Mungkin karena opini saya tidak sama dengan dia. Atau mungkin dia tidak kenal saya. Atau mungkin ada faktor lainnya.

Saya ya gak masalah. Saya biasa saja. Saya gak pernah unfoll teman karena yang saya follow pasti saya kenal. Tapi kalau saya di unfoll, ya saya unfoll balik. Daripada menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.


Kamu tau Sudjiwo Tedjo?

Seperti kemarin bercuit di Twitter tentang Mas Ginting yang berlaga di Asian Games.



Tweet seperti diatas, ramenya minta ampun. Kalau saya sih paham maksud Mbah Tedjo ini, tapi lainnya?

Hehe...

Sekelas Presiden Jancukers saja sering terkena imbas komentar Netizen yang budiman karena tweet nya yang susah di mengerti kebanyakan orang. Apalagi cuitan saya yang hanya bedeswati ini. Pasti makin banyak yang gak paham tujuan saya 😁

Lalu, adakah yang salah dengan opini saya?
Saya rasa tidak. Karena semua orang berhak beropini, berhak berpendapat tentang suatu hal.

Jadi saya simpulkan, semua pasti ada Pro Kontra. Tetep semangat, jangan mudah larut dan terombang-ambing dengan keadaan.

Terima kasih sudah membaca, mohon maaf apabila opini saya ada yang menyinggung pembaca.

😊

29 March 2018


"Pernikahan dalam Al Quran disebut sebagai 'Miitsaqqun Ghalidz', perjanjian agung. Bukan sekedar acara upacara mengikuti tradisi, bukan semata-mata sarana untuk mendapatkan keturunan, apalagi hanya sebagai penyalir libido seksualitas atau syahwat belaka.
Pernikahan adalah amanah dan tanggung jawab, membangun mahligai kehidupan bersama. Pahalanya Sorga, apalagi keduanya saling mencintai."
- KH. Ahmad Mustofa Bisri -


Sebenarnya ini adalah repost dari instagram story saya.

🌿 Bagi saya yang berat bukan mahar, bukan harga cincin, bukan budget nikah, atau lainnya. Yang berat adalah AMANAH dan TANGGUNG JAWAB saat setelah ijab qabul, menjadi seorang SUAMI dan ISTRI.
- Siap kah kamu menjadi seorang Suami?
- Siap kah kamu menjadi seorang Istri?


🌿 Tak perlu bingung masalah umurmu yang semakin hari semakin bertambah. Jangan pula bingung atas rejeki nanti, karena semua itu sudah ada yang mengatur.

🌿 Bukan apa, saya mempunyai teman yang seumur saya sudah menjanda, naudzubillah. Hal ini terjadi karena alasan A, B, C dan lain sebagainya.

🌿 Semua itu berasal dari hati masing-masing. Namanya juga berumah tangga, harus bisa menerima baik-buruk pasangan. Harus saling support.

🌿 Dalam keadaan susah, yang harus setia menemani. Dalam keadaan bahagia, jangan lupa berucap Alhamdulillah.

💥 Dan untuk kamu yang sudah menikah, jangan memaksa temanmu untuk segera menikah dengan alasan apapun. Jangan mengolok temanmu jika memang mereka belum siap untuk menikah.


🌷 Yang kuliah "Kapan lulus?"
🌷 Yang jomblo, "Kapan punya pacar?"
🌷 Yang pacaran, "Kapan nikah?"
🌷 Yang sudah nikah, "Kapan punya anak?"

🌿 Mereka pasti akan selalu bertanya seperti itu. Jadi, ya sudah... Masih punya Tuhan kan? Percaya kepada Tuhan kan? Semua akan terjadi di waktu yang tepat. Bidikan Tuhan tak akan pernah meleset sedikitpun.

🌿 Raga mungkin mengiyakan, namun jiwa masih tak tenang. Menikah bukan seperti itu.

Bagi saya, MENIKAHLAH SAAT MENTALMU SUDAH TERTATA.

Anggap saja dalam berbisnis, ketika seseorang sudah mempunyai tekat, niat dan mental untuk berbisnis, dia tak akan berhenti berbisnis ketika usahanya bangkrut. Dia tak akan jatuh begitu saja.

Sama halnya dengan menikah. Ketika dirundung masalah dan mentalmu sudah tertata, akar cinta suami istri ini tak akan goyah. Semakin dalam menghujam agar semakin kuat.

Ingat, bukan harta atau tahta, tapi MENTAL.
Kuatkan IMAN, menguatkan MENTAL.
Tetap BERUSAHA dan BERDOA. 

Baik, sekian celoteh saya. Ini hanya sebagai Self Reminder bagi diri saya. Semoga menginspirasi agar tidak gegabah dalam mengambil segala keputusan.

Yang biasanya tanya, 'Kapan nikah?' klik disini


.

05 March 2018


Terima kasih surprise-nya Ahmad Shofirin. Sumpah ini sukses banget bikin aku syok, kaget! Ini bener-bener gak nyangka kalau bakal pulang.

Tau kan, akhir Januari kemarin Abang dipindah tugaskan ke RRI Jakarta. Jadi aku ditinggal di Malang. Tanggal 5 Maret aku ulang tahun kan, Abang tanya 'Mau kado apa?'

Ya aku jawab, 'Gak dibeliin apa-apa gak papa. Kado e kamu pulang ae lo'. Sambil manja ala-ala gitu 😂

Tanggal 3 Maret 2018
Sekitar jam 1 siang, Abang tiba-tiba aja muncul di ruang tamu, tanpa ngrasa salah gitu. Padahal sebelumnya lagi WA-an , Abang bilang bangun siang, terus habis mandi + nitip makan ke temennya. Aku mikirnya juga gak masalah sih, soalnya Abang emang libur hari Sabtu-Minggu. Wajar dong bangun siang. Pas itu aku juga lagi banyak pesenan catering, jadi gak begitu merhatiin chat. I was surprised!

Tanggal 4 Maret 2018
Malem Minggu nya aku sama Abang ngopi bareng temen-temen di Malang. Ada Kemprot, as always, Silvi dan Saras.



Tepatnya di Aftertaste, Beji, Batu. Duuuh, ini tempatnya syahdu banget. Ruangan simpel + taman yang lumayan lebar.


Udah lama cuy, aku gak ngopi Single Origin. Lamaaaa pake bangeeeet, haha. Terus kita ngobrol ngalor-ngidul, mulai bahas cerita pelo-nya kita, makanan, kopi, percintaan, sampai pernikahan, dan tiba-tiba jam 12 malam 😂 Pantesan mulut udah pada 'nguap', kaki berasa adem banget. Cuz lah kita pulang.

Tanggal 5 Maret 2018
Yey! My birthday! Alhamdulillah bisa ditemeni Abang dan Keluarga. Gak ngapa-ngapain sih, cuma makan burger, martabak dan terang bulan bareng, hehe. Belum lagi acara nonton, makan Mie Ayam Wonogiri - Batu, dan ditutup dengan makan dureeeeen, ahaay.

Tanggal 6 Maret 2018
Belum selesai perayaannya, Abang dulu bilang, 'Kalau aku balik Malang, nanti kita makan lobster'. Eeh, beneran, sekitar jam 3 sore cus lah kita ke Warung Kepiting Sari. Beeeeuh, ini mantap jaya seafood nya cuy.



Ada lobster, kepiting, udang, cumi, kerang dan sejenisnya. Rasa masakannya pun bisa pilih, ada asam manis, lada hitam, sama apa gitu, ada banyak pokoknya. Tapi yang recommended ya yang asam manis dan lada hitam itu.

Ada juga beberapa kejutan yang, yaaa, privasi lah, hehe.. Yang itu bikin aku cuma bisa berucap 'Alhamdulillah'. Kagetnya itu loh gak berhenti dari tanggal 3.

Aku berharap semoga tetap selalu diberi kesehatan, keikhlasan, kesabaran, kekuatan, perlindungan, rejeki, dan lain sebagainya yang baik-baik. Semoga semua yang beri Allah menjadi barokah buat aku dan sekitar, khususnya orang-orang yang aku sayang. Amin.

23 January 2018

Hai, Walker! Hari ini aku mau cerita sedikit nih. Tapi bukan tentang make-up, skincare atau mbolang ya.

Hmm, entahlah gimana aku memulainya. Yang jelas hari ini, tanggal 22 Januari 2018, Abang dipindah tugaskan ke RRI Jakarta Pusat. Abang berdua sih sama Aris, temen seperjuangan sedari kuliah.


Seneng? Iya lah.
Sedih? Iya juga.
Galau? Banget.

Tau kan gimana gak enaknya punya rasa antara senang dan sedih? Sisi positifnya, kalo di Jakarta peluang untuk lebih berkembang, berkarya & posisi kerja pun bisa ter-explore dengan baik. Apalagi disana sudah disediakan PC yang sudah mumpuni.

Disisi lain, aku juga seeeedih banget, ditinggal. Bakal susah buat mbolang lagi. Gak ada yang anter kirim paket + ambil barang. Terus kalau order barang dari luar negeri pun sekarang bingung, mau dikirim ke alamat mana. Sedangkan kalau dikirim ke rumahku ongkirnya mahal banget karena alamat Kabupaten.

Belum lagi aku juga belum dapet kerja, meski dari online bisa dibilang cukup lah. Jadi kalau pas lagi sepi orderan, terus Ibuk gak ada pesanan catering, hmm, dirumah ya gabut. Tapi kadang ya ada aja kerjaan yang aku lakuin, biar gak gabut 😁

Kalau Abang sih gak masalah aku gak kerja. Banyak juga kok istri yang gak kerja. Penghasilan dari suami pun cukup, asal selalu bersyukur. Dan gak sedikit pula mereka yang suami-istri punya penghasilan gede tapi anak mereka tidak mendapat kasih-sayang yang cukup dari orang tua. Akhirnya si anak jadi gak bener.

Pertama dapat kabar ini sih, biasa aja. Tapi pas ketemu Abang, tiga hari kepala tuh pusing. Susah tidur, sampai akhirnya flu + batuk sampai sekarang. Sempet sebel juga, kenapa sih harus dipisahkan jarak yang lebih jauh lagi?

Nangis? Ya pasti lah.

Tapi ya gimana ya, awal tahun ini tuh aku emang udah bilang ke Tuhan, kalau aku sudah pasrah aja. Sejalan-jalannya aku bakal jalanin. Eh, dapet ujian ini nih.

🎈 Semoga ujian ini adalah ujian kenaikan 'tingkat' yang dapat meningkatkan kesabaran, kepasrahan, kepercayaan dan keyakinan kami berdua kepada kuasa Tuhan.
🎈 Semoga di Jakarta, Abang cepet bisa diangkat jadi PNS.
🎈 Semoga rejeki Abang makin lancar, biar cepet nikah, wkwk.
🎈 Semoga dalam jarak ini, bisa saling introspeksi diri menjadi yang lebih baik untuk satu sama lain.
🎈 Semoga apapun yang kami inginkan, bisa terwujud tahun ini.
Amin.

04 January 2018

Halooo Walkers! Welcome to 2018!! Hai, seperti biasanya, awal tahun aku akan bikin resolusi ku dalam  satu tahun kedepan. Yaa, bisa dibilang telat sih, ini aja udah tanggal 4 Januari ya kan? Haha, whatever, daripada gak sama sekali kan?


Apa sih pentingnya resolusi 2018?
Resolusi alias goal dalam satu tahun itu menurutku penting banget. Dimana dalam satu tahun kedepan hidup kalian akan lebih terarah. Jadi kalian maunya gimana, mau apa, insyaAllah bisa tercapai kalau kalian menentukan poin-poin penting. Intinya itu lebih bermakna gitu loh.

Alhamdulillah resolusiku tahun 2017 sudah terpenuhi, so lets jump to my 2018 resolution!

Pertama, KHATAM AL-QUR'AN. Tahun ini aku pengen khatam membaca Al-Qur'an. Sebisa mungkin 30 juz sebelum bulan 10 (kalau bisa). Tapi kalau gak bisa, harus khatam maksimal sampai tanggal 31 Desember 2018. Semangaaat!


Kedua, MENDAKI ARGOPURO. Entahlah, dari sekian gunung, tahun ini aku pengen banget mendaki gunung dengan trek terpanjang di Pulau Jawa. Gunung ini relatif sepi karena peminatnya sedikit. Dan hanya sedikit dari mereka yang rela menghabiskan waktu hampir 5 hari hanya untuk berjalan. Semoga sajaa ya, MINUS FAMILY are you ready for it!?


Ketiga, OLAH RAGA. Olah raga disini aku fokuskan untuk perutku yang mulai buncit haha 😂 Aku sudah punya video tutorial ,engecilkan perut. Sudah aku lakukan, tapi gak rutin sih. Padahal aku gak gendut, masak iya perut buncit? So, tahun ini harus mulai rutin guys!


Keempat, AKTIF WEBSITE & BLOG. Aku menargetkan dalam satu tahun ada 60 artikel yang aku terbitkan. Jadi perbulannya ada 5 artikel untuk kalian, hehe.  Untuk website aku ada dnuthsoftlens.id yang masih baru banget, jadi butuh utak-atik dan belajar tentang wordpress.


Kelima, NIKAH. Ya, tahun 2018 ini usia ku akan menginjak seperempat abad. So, aku merasa bahwa aku sudah siap untuk menjadi seorang istri dan membina rumah tangga. Tapi, kalau poin kelima ini sebenernya opsional juga ya. Jadi bisa iya, bisa enggak, hehe.


Keenam, KERJA. Iyaps, poin terakhir ini aku mau kerja lagi. Tahun kemarin sih udah kerja 3 bulan, sebenernya kerjaannya enak, Product Consultan gitu. Ketemu pelanggan, melayani pelanggan, perhitungan budget, dll , dan itu tuh aku banget. Tapiiiiii Bos nya yang kurang enak. Masak iya aku disuruh bersihin ruangan kerjaku + sebagian dari rumahnya dia? Terus ada lembur gaji juga gak nambah, Gak banget kan???

Dirumah pun aku juga gak nganggur, masih ada online shop, ada juga catering Mbak Woro yang Alhamdulillah, tiap hari ada aja yang order.

Hei! Nggak kerja itu nggak apa. Asal tetap berpenghasilan! Hanya saja, aku sungguh lelah sama mereka yang suwombong karena udah kerja. Kadang juga menyepelekan aku. But, it's Ok, sometimes I ignore them. Hei, I am not living for them. I am living for my self and some people who love me.

Buat aku, resolusi itu bukan seberapa besar tujuannya, bukan seberapa keren 'kedengarannya'. Tapi lebih ke 'ingin seperti apa kita kedepannya'. Gak perlu muluk-muluk, yang penting resolusi tercapai. Daripada buat resolusi keren bin nyeleneh tapi gak tercapai, mending yang sederhana aja tapi target terlampaui.


So, Bismillahirrohmanirrohim, I am ready for 2018!

29 December 2017

Halooo Walkers! Hari ini aku akan cerita sedikit gimana aku merayakan ultah alias ulang tahunnya Abang dirumah. Ya ya, setelah hampir 5 tahun bareng, baru sekali ini sukses merayakan ultah dihari jadinya Abang.

HAPPY BIRTHDAY MY LOVE!

Selamat melewati seperempat abad hidupmu didunia. Semoga panjang umur, sehat selalu, rejeki melimpah, cepet nikah sama akuuh 😘, semoga makin nambah yang baik-baik, Amin.

Daaan, kenapa puding?
Karena Abang, yang pertama gak suka cake / roti / kue dan sejenisnya. Kedua, Abang itu gak suka krim butter. Ketiga, Abang juga gak suka susu. Lah pinginku kan aku bikinin kue tart gitu kan, biar lebih romantis, eeeh dia request puding buah, and, Ok, I will do it!


Karena ini baru pertama kali bikin puding lapis kayak gini, jadi ya harap maklum aja ya, tampilannya belepotan 😁 Yang penting itu usaha buat bahagia-in Abang di hari ultahnya, hehe.


PUDING LAPIS BUAH
- Puding Coklat instan
- Nutrijell Strawberry Yogurt
- Nutrijell Plain + Susu segar
- Nutrijell bening
- Gula pasir
- Buah Kiwi
- Buah Anggur
- Buah Leci (kaleng)
- Buah Jeruk (kaleng)

Gak susah kok bikinnya, pokok telaten aja. Tau gak, budgetnya cuma Rp 65.000,- aja! Padahal kalau beli di toko bisa sampai 100ribu. Hemat banget kan kalau bikin sendiri.

29 June 2017


Beberapa anak muda sekarang takut kalau ketemu Lebaran, takut ditanya 'KAPAN NIKAH?' khususnya yg masih pacaran, apalagi jomblo. Gak perlu takut, lah wong yg udah nikah aja dicerca pertanyaan 'KAPAN PUNYA ANAK?'.

Kenapa harus takut, jawab saja "Doakan saja" , "InsyaAllah secepatnya"
Kalau masih terus aja tanya, balik tanya aja 'KAPAN YA KAMU MATI?'

Biar sama-sama bingung mau jawab apa.

Lebih ngenes mana, sudah nikah tapi cerai?
Lebih ngenes mana, jomblo bertahun-tahun?
Lebih ngenes mana, sudah hamil tapi keguguran?

Siapa sih yg gak pingin punya pacar?
Siapa sih yg gak pingin nikah?
Siapa sih yg gak pingin punya momongan?

Yang tanya : Ya jangan maksa kalau tanya.
Yang ditanya : Ya jangan cepet baper.

Allah itu Maha Mengetahui Segala mana baik & buruk untuk seseorang. Maha Adil se-adil-adilnya, kalau memberi itu dalam takaran yg PAS, tidak kurang, tidak lebih.

JANGAN BERPIKIRAN SEMPIT. Otak terdiri dari ±100 milyar Neuron dan 1 triliyun sel pendukung lainnya.

Kalau belum ketemu jodoh, berarti ya belum siap berkomitmen, menurut Allah.
Kalau belum nikah, berarti ya belum siap membina rumah tangga, menurut Allah.
Kalau belum punya anak, berarti ya belum siap menjadi orang tua, menurut Allah.

Jangan dibuat susah, sedih, apalagi merana.

Yang penting itu selalu mau BERSYUKUR, BERUSAHA dan BERDOA.
--- Kata Ustad Sudirman (dalam versi saya).

Ini saya tulis kembali bukan untuk menceramahi kamu, dia atau mereka. Untuk PENGINGAT kepada SAYA SENDIRI, bahwa saya harus lebih berusaha dan berdoa. Bahwa tidak ada alasan untuk tidak bersyukur.

Lainnya : Nikah Bukan Seperti Itu klik disini

Bersyukur keluarga inti saya, Ibu, Ayah, Kakek, Nenek, dan ke-4 adik saya masih sehat wal'afiat.
Bersyukur punya teman-teman yg dasyat.
Bersyukur masih bisa bernafas, melihat, berjalan, secara gratis 😊

01 May 2017


Mayday! Mayday! Happy Labor Day!

Keep working hard and you can get anything that you want. If God gave you good talent, you should do it. But don't think it will be easy. It's hard!

Tidak ada pekerjaan yg mudah. Tidak ada pekerjaan yg buruk, semua pekerjaan adalah baik. Dalam setiap pekerjaan memiliki tanggung jawab yg berbeda. Ikhlas, tekun dan jujur adalah kuncinya. Meyakinkan diri bahwa pilihan kita tepat. Selalu bersyukur dgn apa yg kita dapatkan, InsyaAllah pekerjaan lancar terkendali 😊

Terkadang saya juga bingung, hampir semua orang tua menyuruh atau bahkan memaksa anaknya untuk bekerja kepada orang lain. Kenapa mereka (orang tua) tidak menyuruh anaknya MENJADI ENTERPRENEUR / MENJADI BOS ATAS USAHANYA SENDIRI. Dengan begitu, selain bisa menghasilkan uang sendiri, juga bisa mempekerjakan orang lain. Think hard 😠

Mau Admin, PNS, Pilot, Bankir atau Wiraniaga, adalah sama. Intinya yg dipekerjakan oleh sebuah badan tertentu itu adalah BURUH. So,tetap semangat dalam pekerjaan apapun ya, Girls!
- Ichii Holmesz, 1 Mei 2017

Salam dari CEO Dnuth Softlens


Categories

Blog Archive

Instagram

Popular Posts

Viewers