27 September 2018


Maaf.
Jangankan dirimu,
Lambat laun aku pun tak mengenali siapa diriku.
Seperti daun rapuh, luruh.
Tak ada tawa, tak lagi bahagia.
Hanya duka yang menjelma amarah.

Aku mulai bertanya,
kembali mengais ingatan yang masi tersisa.

Siapa aku?
Siapa kamu untukku?

Aku mulai resah.
Apa yang berubah?

Kenapa semua menjadi tak sama?
Kenapa semua menjadi berbeda?


Related Posts:

  • Hanya Tulisan Pelipur Lara Hai Walkers! Maaf lagi gak mood banget. Lagi sediiiih banget. Nelangsa rasanya. Cerita kenapa nelangsa dan sedih pake banget nggak bisa aku up disini. Cerita sudah tertulis rapi di buku catatan saya. Bukan masalah apa, kal… Read More
  • Resolusi Mantap 2019 : Ichii Hai Walkers! Sudah ganti tahun nih. Resolusi 2018 sudah clear belum? Resolusi 2018 ku, klik disini Khatam Qur'an ❌  Mendaki Gunung Argopuro ❌ Olah Raga ✅ Aktif Website & Blog ✅ Nikah ✅ Kerja ❌ S… Read More
  • Yey! Naik Tayo di Jakarta : Bahagia banget! Hai Walkers! Welcome November! Gak perlu panjang kali lebar, cuz deh sesuai judul diatas, hari ini (tadi pagi-malam) aku jalan-jalan menyusuri Kota Jakarta naik Tayo. Naik Tayo, yang bener aja!? Eits, santai... Ta… Read More
  • Hanya Tulisan Pelipur Lara : 2 Apa artinya mendaki jika tak mampu menyerap semangat serta nilai-nilai yang diajarkan oleh alam pada kehidupan sehari-hari? - Gitanjali - Kalimat ini rasanya cocok sekali untukku. Sudah seminggu berlalu, tapi aku masih … Read More
  • Jika bisa aku membunuh... Jika bisa aku membunuh.. akan ku bunuh setiap rindu yang hadir menyapa.. tak perlu lama, tanpa sungkan.. … Read More

0 comments:

Post a Comment

Categories

Blog Archive

Instagram

Popular Posts

Viewers

1166002