15 July 2019

Haaaiii semua...
Kali ini aku membagikan pengalaman cek darah ibu hamil di Puskesmas Lawang. Cek darah bagi ibu hamil ternyata penting loh. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kelainan atau infeksi lain yang akan membahayakan ibu dan janin.

Pertama kali datang ke Puskesmas itu tanggal 13 Juni 2019, ambil antrian Poli KIA. Setelah nomor dipanggil, ternyata untuk cek darah ibu hamil ada jadwalnya sendiri. Jadwal paling dekat tanggal 26 Juni 2019 tapi tanggal tersebut sudah full. Jadilah aku dapat jadwal tanggal 10 Juli 2019.

Rabu, 10 Juli 2019
Berkas yang harus disiapkan :

  • Fotocopy KK = 3 lembar
  • Fotocopy KTP = 3 lembar
  • Fotocopy BPJS = 3 lembar (kalau belum ada BPJS, bilang aja umum)

Jam 07.30 WIB aku sudah ada di Puskesmas Lawang dapat nomor antrian 10. Sembari menunggu giliran, aduuuhh jantung ini dag dig dug gak karuan. Maklum agak parno kalau ada darah-darah gitu.


Tahap 1 : Melengkapi administrasi ke petugas
- Cek berkas. Pastikan kalian membawa fotocopy KK, KTP dan BPJS ya tadi tuh ada ibu-ibu harus balik ke rumah gara-gara lupa gak bawa KK. Kan sayang nomor antrian jadi makin lama.
- Timbang berat badan.
- Mengisi buku KIA / buku pink. Kalau kalian belum memiliki buku KIA ini, kalian wajib membayar Rp 10.000,-.
- Cek tekanan darah dan lingkar lengan atas.
- Bayar biaya administrasi untuk peserta umum. Gratis untuk peserta BPJS.


Tahap 2 : Tes Urin
- Kita diberi tabung bening dengan nomor antrian kita.
- Ke kamar mandi, masukkan urin kita ke tabung tersebut.
- Letakkan tabung urin ditempat yang telah disediakan.


Tahap 3 : Tes Darah
Nah di tahap ini nih jantung dag dig dug lagi, haha. Sampel darah kita diambil kurang lebih satu suntikan full lalu dimasukkan ke tabung dengan nomor antrian kita.


Tahap 4 : Dokter Umum
Disini kita ditanya keluhan apa aja. Diperiksa bagian bawah mata, tarik nafas-hembuskan (mungkin ini periksa paru-paru kali ya). Ngobrol sebentar, terus Dokter menyatakan bahwa aku baik-baik saja dan diberi resep.


Tahap 5 : Poli Gizi
Disini kita bisa konsultasi tentang segala macam makanan dan minuman yang boleh dan tidak boleh. Selama kehamilan pola makannya bagaimana. Petugas berpesan untuk selalu konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan yang banyak mengandung air.


Tahap 6 : Poli Gigi
Disini aku gak ada keluhan sama sekali. Eeehh, pas diperiksa ternyata ada 'bocor alus' di geraham kiri bawah. Kalau bisa segera ditambal sebelum makin parah dan menimbulkan sakit gigi. Siap Dok!


Tahap 7 : Bidan
Disini aku disuruh rebahan dikasur dengan posisi seperti mau melahirkan. Bu Bidan lalu memeriksa bagian perut, diraba dan sedikit ditekan dibagian atas Miss V. Terakhir diperiksa pakai alat pendengar detak jantung bayi. MasyaAllah pas denger detak jantung bayi ini rasanya melted gitu. Terharu.


Tahap 8 : Ambil obat
Kita serahkan buku KIA dan resep dari Dokter (tahap 4). Terus kita diberi obat atau vitamin sesuai resep tersebut. Aku dapat Zat Besi dan Folic Acid.


Done! Hasil bisa diambil jam 12 siang.

Taraaa, ini dia hasilnya :

Alhamdulillah hasil lab 98% bagus, seperti : Hepatitis (HBs Ag), HIV, Sifilis dan Protein dalam urin menunjukkan hasil NEGATIF.

Terus 2% nya?
Kadar Hemoglobin (Hb) dalam darahku menunjukkan hasil 11.3, dimana seharusnya ibu hamil memiliki kadar Hb 12.5 - 15.5. Tapi kata Bu Bidan ini hal yang masih wajar, apalagi kehamilan pertama. Bu Bidan menyarankan untuk mengkonsumsi makanan seperti sayur bayam, brokoli, kacang-kacangan, semangka, anggur, daging merah, dll.

Sedikit kaget, TAPI GAK BOLEH PANIK Tetep positif thinking, makan-makanan yang dianjurkan. InsyaAllah debay dan ibu sehat, Aamiin.

Baiklah ini sedikit ceritaku cek darah ibu hamil di Puskesmas. Semoga membantu 😊

0 comments:

Post a Comment

Categories

Blog Archive

Instagram

Popular Posts

Viewers